• Subscribe
  • Email
    • Gmail
    • Yahoo
  • lorem ipsum

Gelar Launching Team, Bhayangkara FC Ditarget Juara Liga 1 2020

Donay Leandro  • 24 Februari 2020

Gelar Launching Team, Bhayangkara FC Ditarget Juara Liga 1 2020 Bhayangkara FC gelar launching tim untuk Liga 1 2020 (foto: skor.id)

Bolaliar.com. berita bola -- Bhayangkara FC ditargetka juara pada kompetisi Liga 1 2020. Demikian hal tersebut dilontarkan oleh Kapolri Jendral Polisi Idham Azis saat acara perkenalan tim untuk Liga 1 2020.

Acara peluncuran tim digelar di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, pada Senin (24/2/2020). Pada acara launching team Bhayangkara FC itu dihadiri oleh CEO Bhayangkara FC Brigjen Pol Drs. Istiono, M.H, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Menpora Zainudin Amali, dan COO Bhayangkara FC Sumardji.

"Alhamdulillah siang ini kita hadir di Rumah kita di PTIK untuk mengikuti prosesi kegiatan yang saya anggap penting karena adalah satu kebanggaan Instansi Polri terhadap dunia olahraga khususnya sepakbola dan voli yang tidak bisa dipisahkan dari kita," kata Kapolri dikutip dari detiksport.

"Musim ini kami targetkan juara. Momen tersebut bisa membawa nama baik

Polri. Apalagi cabor sepakbola dan voli diminati masyarakat Indonesia sejak 2016, telah menjadi klub olahraga polisi yang berprestasi tentunya institusi bangga," ujarnya.

Target itu boleh saja realistis. Apalagi melihat skuat pemain yang mayoritas adalah pemain bintang.

Untuk mengarungi Shopee Liga 1 2020, Bhayangkara FC punya pemain asing seperti Ezechiel N'Douassel, Renan Silva selaku pemain terbaik Liga 1 2019, dan Lee Won-Jae. Sementara pemain lokal ada Saddil Ramdani dan Andik Vermansah, yang langganan timnas.

Lebih lanjut, Kapolri memberikan pesan khusus kepada Bhayangkara FC, terutama ketika menjalani kompetisi nanti.

"Pesan yang terlahir kepada Bhayangkara FC, jangan sampai kalian main atur skor karena kita ada satgas antimafia bola. Tidak elok juga kalau ada pepatah jeruk makan jeruk," ucapnya.

"Kalau tim lain ujung-ujungnya pakai berantem saya minta kalian tidak ikut berantem tidak elok. Masa polisi kalau kalah berantem, apalagi mukul wasit. Ini kan kesebelasan bukan kaleng-kaleng," katanya menegaskan.

 

Tinggalkan Komentar