Persiram Hempaskan PSPS 5-0

Persiram Hempaskan PSPS 5-0
Bolaliar.com. berita bola—Setelah gagal meraih poin penuh saat ditahan imbang Persija, Persiram Raja Ampat langsung mengamuk kala menjamu PSPS Pekanbaru di stadion Wombik, Minggu (26/5). Tak tanggung tanggung tim Dewa Laut membantai Asykar Batuah dengan skor meyakinkan 5-0. 

Kekalahan itu membuat PSPS kian terpuruk di dasar klasemen sementara dengan 14 poin dari 21 pertandingan. Sedangkan kemenangan telak mengangkat Persiram dua tangga lebih baik ke peringkat tujuh, menggeser Persisam Samarinda dan Persiba Balikpapan. Kini Persiram mengoleksi nilai 27 dari 21 pertandingan.

Tuan rumah sudah membuka keunggulan pada menit ke-28 melalui Fahad Aldossari. Lalu empat menit berselang James Koko Komell menggandakan keunggulan Persiram. Skor 2-0 tak berubah hingga jeda.

Di babak kedua, Persiram tidak mengendurkan tekanan ke lini belakang PSPS. Sebaliknya, permainan PSPS mulai goyah. Kondisi makin sulit bagi tim tamu setelah mereka harus bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah yang diterima Novi Hendrawan pada menit ke-50.

Keunggulan jumlah pemain ini dimanfaatkan Persiram dengan maksimal. Kubu tuan rumah bersorak kegirangan ketika Koko Lomell mencatatkan namanya untuk kali kedua pada menit ke-58 untuk memperbesar keunggulan.

Pesta gol Persiram berlanjut di menit ke-74 setelah Aldossari makin memperlebar selisih gol tuan rumah dengan tim. Pertandingan ditutup dengan skor 5-0 saat Aldossari mencetak hat-trick pada menit ke-77.

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar