Final Liga Champions Dipimpin Wasit Italia

Final Liga Champions Dipimpin Wasit Italia
Bolaliar.com. berita bola-- Partai final Liga Champions 2012/13 antara Bayern Muenchen verus Borussia Dortmund di stadion Wembley, Sabtu (25/5), akan dipimpin oleh wasit asal Italia, Nicola Rizzoli. Demikian epngumuman ini dirilis oleh Asosiasi Sepakbola Eropa (UEFA), Selasa (21/5). 
 
Nama Rizzoli mungkin tidak setenar Pierluigi Collina, wasit legendaris Italia. Namun, ia memiliki jejak rekam yang bagus. Meski final Champions ini menjadi yang pertama baginya, namun Rizzoli pernah mempunyai pengalaman dalam memimpin pertandingan final turnamen antarklub.
 
Sebelumnya pada tahun 2010, Rizzoli menjadi wasit dalam pertandingan final Liga Europa antara Atletico Madrid dan Fulham di Hamburg, di mana Atletico menjadi juara setelah mengalahkan klub Inggris tersebut.
 
Sepanjang karier sebagai wasit yang dimulai tahun 2007, Rizzoli telah memimpin 26 partai Liga Champions, empat di antaranya di musim ini. Salah satu partai yang dipimpinnya adalah leg kedua pertandingan babak 16 besar antara Malaga dan FC Porto. Di Piala Eropa 2012 lalu ia juga menjadi ofisial dalam tiga pertandingan.
 
Rizzoli dikenal cukup royal mengeluarkan kartu kuning. Rata-rata ia mengeluarkan lima kartu kuning tiap pertandingan. Munchen sudah pernah dipimpin oleh Rizzoli sementara sang lawan, Dortmund, belum punya pengalaman dengan peraih penghargaan wasit terbaik versi Asosiasi Pesepakbola Italia (AIC).
 
Dalam partai puncak nanti nanti, Rizzoli akan didampingi oleh ofisial Renato Faverani dan Andrea Stefani yang juga berasal dari Italia. Adapun ofisial keempat adalah Damir Skomina dari Slovenia, sementara dua asisten wasit juga berasal dari Italia yaitu Gianluca Rocchi dan Paolo Tagliavento.

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar