Bayern Ingin Pertahankan Heynckes

Bayern Ingin Pertahankan Heynckes

Berlin (AFP/ANTARA) - Juara Liga Champions Bayern Munich ingin mempertahankan pelatih Jupp Heynckes agar tidak keluar dan menduduki jabatan lain di klub.

Setelah membawa Bayern meraih gelar Eropa kelima mereka dan memenangkan Bundesliga dengan jarak 25 poin, Heynckes akan mundur setelah final Piala Jerman Sabtu melawan VfB Stuttgart.

Pelatih berusia 68-tahun itu telah mengatakan bahwa ia akan mengungkapkan rencana masa depannya setelah final di Stadion Olimpiade Berlin, tapi ketua Karl-Heinz Rummenigge mengatakan Heynckes dapat memilih peran masa depannya di Bayern.

 "Saya mengatakan kepadanya dua pekan lalu di perayaan gelar Bundesliga bahwa ia memiliki semacam 'Carte Blanche' dengan kami," kata Rummenigge kepada harian Jerman Bild.

"Jika dia bisa membayangkan itu, kami ingin mempertahankan dia dalam beberapa kapasitas di Bayern."


Heynckes mengatakan dia terlalu tua untuk melatih di luar negeri, ia telah menegaskan tidak memiliki keinginan untuk melatih tim lain di Liga Jerman setelah Bayern.


Tapi dia telah dikaitkan untuk kembali ke Real Madrid, klub yang pernah dibawanya meraih gelar Liga Champions 1998.


Kemungkinan besar yang menjadi pilihan Heynckes adalah pensiun, namun mantan striker Jerman Guenter Netzer mengatakan tawaran Real akan menggoda jika Jose Mourinho berhenti sebagai pelatih Madrid.


"Sampai saat ini, saya benar-benar yakin bahwa Bayern akan menjadi perhentian terakhir, tapi sekarang Real Madrid membayangi dirinya," kata Netzer kepada surat kabar Frankfurter Allgemeine Zeitung.


"Madrid menyenangkan baginya."


Tentu Heynckes tidak akan kekurangan penawaran setelah memberikan musim yang fantastis untuk Bayern, dengan hanya kalah dalam tiga pertandingan.


"Saya selalu mengatakan kepadanya, 'Jupp, ada dua cara untuk mengucapkan selamat tinggal di Bayern Munich: lewat pintu depan atau belakang," tambah Rummenigge.


"Itulah mengapa saya senang bahwa Jupp sekarang akan keluar dari pintu depan."


"Orang-orang memiliki rasa hormat besar untuknya dan dia mendapatkan banyak tepuk tangan. "


"Tidak ada perpisahan yang lebih baik baginya, dia layak untuk itu dan saya sangat senang untuknya."


Rummenigge mengatakan ia melihat tidak ada masalah dengan transisi pelatih ketika Guardiola mengambil alih tanggung jawab.


"Jam akan diatur ulang mulai dari nol dan kami telah memenangkan gelar penting," katanya. (nm/da)

 

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar