• Subscribe
  • Email
    • Gmail
    • Yahoo
  • lorem ipsum

Timnas Berstatus Underdog, Simon Siapkan Taktik Berbeda Lawan UEA

Donay Leandro  • 08 Oktober 2019

Timnas Berstatus Underdog, Simon Siapkan Taktik Berbeda Lawan UEA

Bolaliar.com. berita bola -- Timnas Indonesia akan dijamu Uni Emirat Arab pada laga ketiga fase grup Kualifikasi Piala Dunia 2022, di Stadion Al Maktoum, Dubai, Kamis (10/10).

Pelatih Indonesia, Simon McMenemy menyadari dalam duel ini tim asuhannya berstatus underdog. Meski realistis dengan keadaan, Simon mengaku telah menyiapkan taktik seideal mungkin kala menghadapi tim tuan rumah.

Setelah kalah dalam dua laga awal melawan Malaysia dan Thailand, laga kontra UEA menjadi kesempatan pertama bagi Timnas Indonesia untuk memetik kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Akibat dua kekalahan itu, Simon mengatakan bakal memperbaiki lini pertahanan Timnas. Dalam 25 pemain yang terbang ke Dubai, Simon menyertakan delapan pemain belakang, yakni Ricky Fajrin, Hansamu Yama, Yanto Basna, Manahati Lestusen, Putu Gede, Novri Setiawan, Abduh Lestaluhu, dan Rezaldi

Hehanusa.

Dilihat dari daftar pemain yang dibawa, Simon membuat empat perubahan. Empat pemain Yustinus Pae, Johan Alfarizi, Andika Wijaya, Victor Igbonefo, dan Ruben Sanadi tak dipanggil lagi.

"Kita bisa melihat tiga gol saat menghadapi Thailand, bek harus diperbaiki. Baik, dalam individual ataupun penempatan pemain. Kami sudah mempelajari pertandingan saat menghadapi Yordania, Vanuatu, Malaysia dan terakhir kebobolan tiga gol dari Thailand," ujar Simon dikutip dari sportdetik.com.

Bukan hanya memilih sosok pemain, Simon juga harus bisa membuat pemain Timnas siap tempur dalam waktu 90 menit, bukan hanya satu babak. Apalagi, peringkat UEA, yang ada di urutan ke-66, lebih sip ketimbang Timnas Indonesia yang kini duduk di urutan ke-167.

"Kami harus, (harus menyuguhkan tim yang lebih baik). Kami menyadari UEA adalah tim yang lebih baik ketimbang kita. So, kami harus realistis," ujar Simon.

"Kami harus tahu apa yang bisa dilakukan tim dan apa yang tidak bisa. Dan, tugas saya adalah menyiapkan taktik yang pas dengan apa yang bisa kami lakukan dan tidak bisa. So, kami harus menjalani latihan spesial saat kembali ke training camp dan menyiapkan diri menghadapi UEA," dia menambahkan. 

Tinggalkan Komentar