Home Liga Lain Profil

Profil

Matuidi, Klub Top Eropa Mulai Meliriknya

Matuidi, Klub Top Eropa Mulai Meliriknya

BolaLiar, Profil – Blaise Matuidi lahir di Toulouse, Prancis 9 April 1987. Seperti kebanyakan pemain Prancis yang “tak murni”, Matuidi juga adalah pemain sepak bola Prancis keturunan Angola. Kendati Blaise dilahirkan di Toulouse dari orang tua yang berasal dari Haute-Garonne Angola, ia ternyata dibesarkan di pinggiran Paris Fontenay-sous-Bois.

Ia sekarang bermain untuk AS Saint-Étienne. Seringnya, ia bermain sebagai gelandang bertahan. Karena agresivitasnya, ia sering diposisikan agak ke dalam, sehingga seolah-olah dia menjadi playmaker tim.

Ia memulai karir sepakbola dari klub lokal Vincennois CO, yang bermarkas tak jauh dari Vincennes. Sampai kemudian dia masuk akademi Clairefontaine. Setelah tiga tahun bertugas, ia bergabung dengan US Créteil-Lusitanos pada tahun 2002 dan, dua tahun kemudian, menandatangani kontrak dengan Troyes AC.

Blaise hanya menghabiskan beberapa bulan sebagai pemain cadangan, hingga kemudian dia melakukan debut profesionalnya di Ligue 2 saat Troyes AC kontra Gueugnon. Di pertandingan perdananya ini, ia bermain 56 menit sebelum diganti keluar saat timnya menang 2-1. Beberapa kali ia berhasil menunjukkan penampilannya, toh lagi-lagi ia harus kembali masuk band cadangan.

Barulah, pada musim berikutnya, Matuidi memperoleh peran yang lebih besar dari klub, yang kini bermain di Ligue 1. Bermain sebanyak 31 kali, dan mencetak gol pada penampilannya yang ke-30, saat timnya menang 1-0 versus Lille. Sayangnya, Matuidi termasuk pemain berkategori destroyer, tak kurang dia membukukan akumulasi kartu sebanyak 11 kali dan masuk pengumpul kartu teratas di Liga 1 Prancis. Apalagi, prestasi timnya pun tak terlalu bagus. Kendati ia secara individual tampil positif bagi tim, tapi Troyes mengakhiri musim lalu berada satu tempat di atas zona degradasi.

Musim berikutnya lagi, Matuidi menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan persetujuan bermain empat tahun di Troyes. Padahal klub Inggris Charlton Athletic sudah mengiming-iminginya untuk pergi dari Prancis. Di musim 2006-2007 ini, ia berhasil menunjukkan permainannya yang konsisten, tampil di 34 pertandingan tapi hanya mencetak 3 gol.

Satu kontribusi terbesar bagi Troyes adalah saat timnya bertarung melawan Sedan untuk menghindari dari jurang degradasi. Matuidi berhasil mencetak gol di menit ke-75 untuk menyamakan kedudukan dari ketertinggalan 1-2. Bermain di kandang, Matuidi pun memberi gol kemenangan bagi timnya delapan menit kemudian, sehingga kedudukan menjadi 3-2 untuk Troyes. Tak hanya itu, ia mencetak gol lagi pada pertandingan terakhir saat timnya menang 3-0 atas Lens. Sayangnya, di musim ini degradasi bagi Troyes tak bisa terhindari, karena posisinya hanya berada di urutan 18. Troyes kembali ke Ligue 2, karena itu muncul spekulasi soal masa depan Matuidi di Troyes.

Walaupun sempat dikait-kaitkan dengan langganan penghuni Ligue 1, Bordeaux, Lille, dan Monaco, Matuidi lebih memilih dan mengumumkan bahwa ia menandatangani kontrak dengan klub AS Saint-Étienne selama empat tahun. Matuidi memperoleh nomor kostum 12 dan langsung masuk starting eleven berkolaborasi dengan gelandang Loïc Perrin dan Christophe Landrin. Di sini ia bermain dengan sesama Troyen, Bafetimbi Gomis.

Tak lepas dari kontribusinya, St Etienne berhasil mengakhiri musim itu di posisi terhormat, nomor 5 dan masuk kualifikasi Piala UEFA. Penampilannya di St Etienne menarik perhatian klub Inggris Arsenal atas rekomendasi Gilles Grimandi kepada Arsène Wenger yang juga dari Prancis.

Di musim 2008-2009, Matuidi ingin berbuat yang lebih baik. Tanda-tanda ini sudah mulai terlihat ketika ia membuat gol pertamanya bagi Saint-Étienne yang berhasil memukul Sochaux 2-1. Dan, di Piala UEFA, ia tampil dalam delapan kali pertandingan hingga masuk ke putaran 16 besar, sampai akhirnya terhenti di tangan klub Werder Bremen, Jerman. Selanjutnya, ia tampil konsisten di liga Prancis dan sempat istirahat akibat kartu merah dan klubnya dipukul Lille 0-3. Sayang, cedera telah menghambat kiprahnya dan St Atienne pun terseok tapi masih selamat dari degradasi.

Karir Internasional Matuidi dimulai dari keterlibatannya di U-18 Prancis dengan 8 kali penampilan. Masuk ke U-21 dengan 24 kali tanding dan berhasil masuk jajaran atas Piala UEFA U-21 2009. Lagi-lagi, ia harus terhenti karena kalah dalam babak play-off melawan Jerman. Pemain yang menarik?? (mjr)

 

 
Pemenang Tebak Wajah Episode #3 (Jawaban: C. Samuel Eto'o) : 08816846xxx PIN 255162, Hadiah silakan diambil di Kantor Bolaliar.com Gedung Rasuna Office Park Komplek Rasuna Epicentrum Blok NO#05, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan

 


Dapatkan SMS Alert Sakti Mobile:


Sms Prediksi, Berita, Jadwal, klasemen, Hasil serta Top skorer Bola langsung dari HP anda. Caranya ketik kode-kode diatas,
Lalu kirimkan ke 5353 untuk pelanggaan:


tarif hanya Rp. 1000/sms.
Lalu kirimkan ke 9779 untuk pelanggaan:

Lihat Selengkapnya>>

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



 


Tutup (x)