
MAXI RODRIGUEZ, namanya belakangan santer dibicarakan di kalangan Premier League Inggris. Maklum, jauh-jauh hari, sejak November tahun lalu, namanya disebut-sebut akan hijrah ke Inggris Raya. Adalah Liverpool yang ingin mengusungnya ke Anfield, menyusul terpuruknya prestasi tim asuhan Rafael Benitez. Rumor berkembang mulai dari status pinjaman dan sebagainya untuk turut membantu mengangkat prestasi The Reds. Hingga, akhirnya 13 Januari 2010, namanya diumumkan telah berhasil menyelesaikan transfer gratis ke Liverpool, dengan masa kontrak 3,5 tahun dan mengenakan kostum nomor 17.
Rodriguez, atau lengkapnya Maximiliano Rubén "Maxi" Rodríguez lahir 2 Januari 1981 di Rosario, Santa Fe, Argentina adalah pemain sepakbola Argentina yang kini bermain untuk Liverpool FC. Julukannya La Fiera, ia biasanya dipasangkan sebagai pemain sayap, tetapi juga dapat beroperasi sebagai gelandang menyerang. Ia merumput di Spanyol pada awal abad 20 ini, sejak itu ia menghabiskan sebagian besar karier profesional di sana.
Rodríguez berangkat dari pemain muda di Newell's Old Boys di Liga Argentina, bergabung pada tahun 1999dan bermain untuk klub ini selama tiga musim sebelum pindah ke Spanyol. Tak lama, setidaknya telah bermain enam bulan di Real Oviedo, klub divisi dua La Liga di tahun 2001. Pada musim pertamanya di Oviedo, Maxi Rodríguez sempat dipinjamkan kembali ke Newells pada musim 2001-2002. Ketika masa pinjamannya berakhir dan kembali ke Spanyol, Maxi Rodríguez bergabung dengan Espanyol. Pada tahun 2002, ia pindah ke RCD Espanyol.
Debut La Liga Divisi Satu, Spanyol, terjadi pada 2 September saat klub yang dibelanya kalah 0-2 dari Real Madrid. Tak kurang 37 laga dilakoninya di klub Catalonia ini, dengan mencetak 15 goal. Maxi Rodríguez tercatat sebagai pencetak gol ke 2000 Espanyol dalam sejarah keikutsertaan mereka di Liga Spanyol.
Pada awal musim 2005-2006, Rodríguez pindah ke Atletico Madrid dengan biaya transfer sebesar 7 juta Euro (Rp 91 miliar, kurs 13.000). Di sini, ia tampil begitu konsisten. Dalam tahun kedua, ia mengnalami cedera berbareng dengan rekan setimnya yang bermain di sayap, Martin Petrov, sehingga hanya bisa tampil di 10 pertandingan.
Di timnas Argentina, Maxi Rodríguez merupakan anggota Tim Tango saat menjuarai Piala Dunia Junior 2001 bersama tim Argentina U-20. Nama Maxi Rodríguez menjadi pilihan pelatih timnas Argentina, Jose Pakerman, pada Piala Dunia 2006, mencetak dua gol pada babak penyisihan grup saat Argentina menang 6-0 atas Serbia dan Montenegro. Di babak 16 besar, Maxi Rodríguez mencetak gol penentu kemenangan Argentina pada babak perpanjangan waktu menghadapi Meksiko. Gol yang membawa Argentina menang 2-1 itu terpilih sebagai gol terbaik FIFA di Piala Dunia 2006.





.png)
.png)
.png)