
BolaLiar, Alkmaar - Salah satu klub sepak bola Belanda, AZ Alkmaar terbukti tangguh. Sejak berdiri pada 1967, tim yang kini dipegang Ronald Koeman ini mampu berdiri sejajar dengan klub papan atas di Eredivisie. Kehebatan Alkmaar tentunya tidak lepas dari campur tangan Dirk Scheringa, pemilik sekaligus presiden klub. Bekas sersan polisi ini menjadi penasihat finansial pada 1975, selanjutnya membentuk bank DSB. Sejak 1993, dengan membawa nama perusahaan itu, Scheringa membeli saham AZ Alkmaar. Melalui dana perusahaan itulah AZ dibawa kepada bentuk yang lebih professional.
AZ pun tumbuh menjadi tim tangguh di Belanda. Ketangguhan klub yang bermarkas di Stadion DSB ini tentunya turut andil menambah pundi-pundi kekayaan Scheringa. Pada 2008 kekayaan bos bank DSB mencapai 285 juta Euro. Maka Dirk Scheringa mendapat julukan Roman Abramovich dari Belanda.
Kini AZ pun layak menjuarai Eredivisie Belanda. Sejarah sepak bola Negeri Kincir angin itu juga mencatat AZ pernah menyabet juara Eredivisie pada 28 tahun silam.Kehebatan Alkmaar di musim lalu juga berkat campur tangan dingin Louis van Gaal yang dinilai keras. Kini Van Gaal sudah melatih di Bayern Munich dan AZ dilatih Ronald Koeman. Sang pelatih pun kini tengah sibuk menggembeleng pemain di lini tengah. Pasalnya, kekuatan lini tengah yang menjadi andalan AZ sedikit rapuh akibat kepergian Demy de Zeeuw yang kini bermain di Ajax Amsterdam.
Klub Andalkan Tiga Bintang
Pemain lini tengah Alkmaar, Stijn Schaars karirnya nyaris pupus saat mengalami cedera engkel pada musim 2006/07 lalu. Euforia kemenangan Eropa U-21 pun tidak bisa dinikmati. Padahal saat itu Schaars dipercaya sebagai timnas senior Belanda. Tentunya tidak berlebihan kalau Schaars sempat merasa dilupakan. Untungnya pemain usia 25 tahun ini mampu bangkit dan memegang peran penting di lini tengah AZ. Kendali dan kepemimpinannya mengantarkan AZ menjuarai Eredivisie kali kedua sepanjang sejarah. Seperti kebanyakan pemain Belanda, pemain kidal ini mampu bermain di berbagai posisi sama baiknya.
Berkat asuhan Louis van Gaal, Mounir el Hamdaoui sukses menjadi top skor Eredivisie musim lalu. Nama El Hamdaoui pun kini melambung, sebelumnya penyerang Alkmaar ini kurang dikenal banyak orang. Pemuda asal Rotterdam yang membela timnas Maroko ini sempat berkiprah di Inggris selama dua musim. Akibat cedera, Hamdaoui kembali ke Belanda. Kembalinya ke kampung halaman justru menuai sukses dan berhasil membawa klub menyabet juara Eredivisie musim lalu dan mendapat sepatu emas.
Sergio Romero pun tidak lepas dari keterlibatannya membela AZ di musim lalu. Penjaga gawang asal Argentina ini sudah bergabung dengan Alkmaar sejak 2007. Sebelumnya Romero tampil mengesankan bersama negaranya pada Piala Dunia U-20 di Kanada. Musim lalu menjadi puncak karirnya ketika sukses meraih medali emas Olimpiade Beijing dan membantu AZ menjuarai liga. Romero sempat absen pada pengujung musim akibat cedera tangan, akibat emosi yang tidak terkendali di kamar ganti. Dia memukul dinding sangat keras.





.png)
.png)
.png)