Sikat Persiwa, Persija Jauhi Zona Papan Bawah

Sikat Persiwa, Persija Jauhi Zona Papan Bawah
Bolaliar.com. berita bola—Ambisi Persija Jakarta untuk membalas kekalahan dari Persiwa Wamena akhirnya terwujud. Macan kemayoran sukses menerkam Persiwa tiga gol tanpa balas, Sabtu (1/6) sore. Ketiga gol Persija diciptakan masing masing oleh Rahmad Afandi, Fabiano Beltrame dan Emmanuel Kenmogne. 
 
Bertanding di stadion Lebak Bulus, Jakarta, skuad asuhan Benny Dollo langsung menggebrak sejak awal laga.  Hasilnya Rahmad Affandi berhasil mencetak gol cepat di menit kesembilan setelah memanfaatkan umpan matang Lam Hok Hei.

Unggul satu gol Persija tetap memegang kendali permainan Rahmad dua kali mendapatkan peluang emas untuk menambah golnya namun sayang semuanya tak mengenai sasaran. 

Persiwa berusaha mengejar ketertinggalan dengan mulai berani melakukan tekanan ke pertahanan Persija. Peluang sempat tercipta menjelang akhir babak pertama melalui sepakan Maxwell Da Cruz, namun masih melenceng dari sasaran, skor 1-0 pun tak berubah hingga akhir paruh pertama.

Di babak kedua, Persija masih mendominasi jalannya pertandingan. Pemain pengganti, Robertino Pugliara, hampir menggandakan keunggulan tim Macan Kemayoran di menit ke-68. Penetrasi Alfarizi di sisi kanan pertahanan Persiwa, diakhiri dengan umpan mendatar yang langsung ditendang oleh Pugliara namun kiper Persiwa dengan cemerlang menepis peluang tersebut.

Persija berhasil mencetak gol kedua melalui Fabiano Beltrame yang menyambut sepak pojok Robertinho dengan sontekan. 

Persiwa hampir mengejutkan Persija di menit ke-77, tendangan bebas Maxwell meluncur deras ke arah gawang tim tuan rumah, beruntung Galih Sudaryono mampu mengantisipasi peluang tersebut.

Persija akhirnya menutup pertandingan ini dengan skor 3-0 setelah Kenmogne sukses mengonversi umpan Rohit Chand menjadi gol melalui tandukannya di menit akhir.
 
Hasil positif ini membawa Persija menjauh dari papan bawah. Ismed Sofyan dkk naik ke peringkat ke 10 dengan 25 poin. Sementara Persiwa turun satu strip ke posisi 12 klasemen sementara ISL.

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar