Segel Pintu Kantor PSSI Akhirnya dibuka Pihak kepolisian

Segel Pintu Kantor PSSI Akhirnya dibuka Pihak kepolisian
Bolaliar.com. berita bola—Kantor PSSI akhirnya sudah terbuka kembali setelah pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya yang menerjunkan tim Indonesian Automatic Fingerprints Identification System (Inafis) membuka gembok yang yang telah mengunci pintu PSSI selama 15 hari.
 
Usai melaksanakan tugasnya, tanpa berkomentar banyak petugas langsung pergi dari kantor PSSI dengan membawa alat penyegelan berupa gembok, rantai serta dua pamflet bertuliskan 'disegel'  untuk dijadikan barang bukti. 

Pada saat segel dibuka, tim dari Inafis didamping oleh dua anggota Komite Eksekutif: Roberto Rouw dan La Siya. Kedua nama itu mengaku berterima kasih atas penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.
 
“Saya mengucapkan terima kasih. Walau terlambat, ini membantu tugas kami yang sempat terhalang. Biasanya teman-teman bisa berkomunikasi dengan kami dengan mudah, tapi hal itu, semua menjadi terganggu. Karyawan dalam melaksanakan tugasnya juga terganggu, begitu juga dengan tamu PSSI,” kata Roberto Rouw.
 
Roberto Rouw menambahkan bahwa PSSI selanjutnya akan menyerahkan proses hukum kepada pihak kepolisian. Roberto berharap pihak kepolisian benar-benar menindak pihak-pihak di balik aksi penyegelan tersebut bila memang terbukti bersalah.
 
“Biar masyarakat menilai siapa yang ingin merusak sepak bola dan tidak ingin roda organisasi PSSI tak berjalan. Selama disingkirkan, kami tak pernah melakukan hal ini. Kami melakukannya dengan cara santun. Tapi, teman-teman lain tak memahami hal itu,” ujarnya.

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar