Pieter Rmaropen Bersyukur Hukumannya Diperingan

Pieter Rmaropen Bersyukur Hukumannya Diperingan
Bolaliar.com. berita bola-- Gelandang Persiwa Wamena, Edison Pieter Rumaropen, mengaku bersyukur banding atas hukuman seumur hidup yang dialamatkan kepadanya diterima oleh Komisi Banding PSSI. Bahkan hukuman tersebut oleh Komding diperingan menjadi hukuman 1 tahun ditambah denda Rp100 juta.
 
“Saya sudah dengar keputusan itu, meski saya belum mendapat surat keputusannya, ” kata Rumaropen.
 
“Mengenai langkah selanjutnya seperti apa, saya harus mendiskusikan dulu dengan manajemen Persiwa. Semua saya kembalikan kepada mereka. Yang jelas, saya bersyukur banding saya diterima dan hukuman dikurangi.”
 
Seperti diketahui, Rumaropen dijatuhi sanksi seumur hidup setelah melakukan pemukulan terhadap wasit Muhaimin di laga Persiwa vs Pelita Bandung Raya, 21 April 2013. Aksi Rumaropen itu membuat wasit Muhaimin mendapat tiga jahitan di bibir.
 
Komdis kemudian menjatuhkan hukuman seumur hidup dan Rumaropen merasa keberatan. Ia lalu mengajukan banding.
 
Komding PSSI pada Kamis 23 Mei 2013, mengumumkan bahwa banding Rumaropen diterima.
 
Hukumannya dikurangi jadi 1 tahun ditambah denda Rp100 juta yang harus dibayarkan selambat-lambatnya pada 31 Mei.

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar