Pemain Persema Belum Gajian Dua Bulan

Pemain Persema Belum Gajian Dua Bulan
Bolaliar.com. berita bola—Satu persatu para kontestan Indonesia Primer League (IPL) telah kehabisan tenaga. Sejumlah klub menyatakan bakal berhenti meneruskan jalannya kompetisi karena krisis financial sehingga tak mampu menggaji para pemainnya. Hal serupa juga menimpa tim asal Malang, Persema Malang. 
 
Menurut kabar sudah dua bulan ini para punggawa Laskar Ken Arok belum menerima gaji. Imbasnya para pemain banyak yang bolos dan malas mengikuti latihan dengan berbagai alasan.
 
Pelatih Persema, Rudi Hartantoko mengeluhkan kondisi yang tengah dialami timnya ini. “Apa yang kita programkan jadi amburadul. Banyak pemain bolos dan malas latihan dengan bermacam alasan. Saya harap hal ini harus segera disikapi oleh manajemen. Karena alasan utamanya karena pemain belum gajian selama dua bulan,” jelasnya. 
 
Terkait masalah ini asisten manajer Persema, Dito Arief, mengatakan jika pihak manajemen berjanji akan membayar gaji pemain. “Awal Juni nanti kami berjanji akan membayar gaji pemain. Tapi pembayarannya tidak langsung dua bulan,” katanya.
 
Manajemen baru bisa membayarkan satu kali gaji. “Karena itu, harapan manajemen, pemain lebih aktif dan serius ikut latihan sesuai dengan program yang telah diagendakan oleh pelatih. Pemain bisa legawa dengan gaji yang diberikan manajemen,” ujar Dito.
 
Dito juga berharap, jika satu kali gaji sudah dibayar, tidak ada lagi pemain absen berlatih. “Kami mohon pengertian pemain demi prestasi Persema ke depan. Apalagi pada 12 Juni mendatang, Persema akan menghadapi Persibo Bojonegoro,” katanya.
 
Lebih lanjut Dito menjelaskan jika pihaknya akan terus berupaya mencari dana baik lewat sponsor maupun pihak konsorsium. Pria yang juga menjabat Plt CEO Persema itu bertekad membawa Persema terus survive hingga kompetisi IPL usai.  

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar