Meski Menang, Pelatih Persebaya Belum Puas

Meski Menang, Pelatih Persebaya Belum Puas
Bolaliar.com. berita bola—Pelatih Persebaya Ibnu Grahan mengatakan banyak yang harus dievaluasi dari penampilan timnya saat menjamu Persepar Palangkaraya, Minggu (2/6) sore. Kendati dalam laga tersebut Bajul Ijo menang 2-1 atas tamunya, namun Ibnu belum merasa puas.

Dari pengamatannya, lini belakang adalah pos yang paling menjadi perhatiannya. Ia menilai absennya bek asing Goran Gancev menjadi masalah serius bagi timnya.

Goran hanya menyaksikan rekan-rekannya dari tribun VIP. Ia absen karena cedera hamstring. Sebagai gantinya, Ibnu memainkan Jefri Prasetyo untuk berduet dengan Nurmufid Fastabiqul Khoirot. Karena sudah terbiasa berpasangan dengan Goran, Fasta nampak kurang kompak bila ditandemkan dengan Jefri.

"Waktu kiper dapat bola, build up dari lini belakang sangat kurang sekali. Sebab empat pemain belakang kita ini jarang dimainkan secara bersama," terang Ibnu dalam sesi jumpa pers.

Ditambah lagi saat Ibnu harus menarik Yusuf Hamzah dan menggantikannya dengan Aulia Ardli di menit ke-61. Yusuf terpaksa ditarik karena baru sembuh dari sakit tifus. Sedangkan Aulia sendiri bukan fullback murni. Pemain 22 tahun ini adalah seorang gelandang bertahan.

"Fasta, Jefri dan Aulia ini tipikalnya lambat. Sehingga untuk build up serangan dari lini belakang, kita hanya mengandalkan Halil. Untuk itu saya instruksikan Jusmadi sebagai defending screening," urai Ibnu.

"Dengan pola ini, kita memang nampak kedororan di lini tengah. Namun lini belakang kita kokoh," imbuh mantan gelandang serang Persebaya era 90an ini.

Faktor lain yang membuat Persebaya bermain buruk di babak kedua adalah derasnya hujan yang mengguyur lapangan Gelora Bung Tomo. "Secara permainan babak kedua kita kesulitan mengembangkan permainan. Karena pemain masih adaptasi pada hujan," tuturnya.

Pada pertandingan yang berkesudahan dengan skor 2-1 ini, Persebaya unggul dua gol lebih dulu melalui Mat Halil di menit ke-17 dan Feri Ariawan di masa perpanjangan waktu babak pertama. Sedangkan satu gol Persepar dicetak lewat tandukan George Oyedepo di menit ke-82
 
sumber: beritajatim.com

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar