Firman Utina Sesali Tindakannya Terhadap Egi Melgiansyah

Firman Utina Sesali Tindakannya Terhadap Egi Melgiansyah
Bolaliar.com. berita bola— Gelandang Persib Bandung, Firman Utina mengaku menyesali perbuatannya saat melanggar gelandang Arema Indonesia Egi Melgiansyah, saat kedua tim bentrok  dalam pertandingan lanjutan ISL Jum’at (31/5) kemarin.  

Dalam laga yang berlangsung cukup panas itu, Firman mendapatkan kartu merah di penghujung babak kedua karena terlihat mengganjal Egi dalam sebuah perebutan bola. Firman mengaku salah dalam kejadian tersebut dan langsung meminta maaf pada Egi.

“Sejak awal kita bermain rapat. Pertandingan ini seru. Aku pribadi sangat menyesal terjadi insiden yang menyebabkan aku diberi kartu merah,” kata Firman seperti yang dilansir laman resmi Persib.

“Aku mengaku salah. Kejadian itu bisa berakibat fatal buat Egi. Aku tidak mau mengada-ngada, karena pada situasi seperti itu sulit sekali. Aku langsung minta maaf pada Egi. Datang ke ruang ganti menengok keadaannya."

Firman menjelaskan situasi saat itu memang sangat sulit, karena bola dalam kondisi 50-50 sehingga ia tidak dapat menghindari tabrakan.

“Keadaan bola fifty-fifty. Aku tidak ada niat jahat sama Egi. Yang kuhindari ialah dampak yang menakutkan. Ya, kaki ku terlalu tinggi diangkat,” tandasnya.
 
Pertandingan itu sendiri akhirnya dimenangkan oleh tuan rumah Arema Indonesia dengan skor tipis 1-0. Gol Arema diciptakan oleh striker Christian Gonzales di babak kedua. 

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar